Konspirasi Terhadap Dunia Islam Masih Terus Berlangsung


Risalah dari Prof. DR. Muhammad Badi’, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin

Penerjemah:

Abu ANaS

_______

Bismillah wasshalatu wassalam ala Rasulilah saw wan walaahu.. waba’du;

Zionis berada dibalik proyek kanalisasi abad kedua puluh ini

Salah satu alasan atau sebab terjadinya perang Ahzab adalah berkumpulnya suku-suku Arab yang memusuhi Islam di bawah pimpinan Quraisy untuk membasmi agama Islam dan pengikutnya; berawal dari keluarnya seorang delegasi warga Yahudi Madinah yang dipimpin oleh Huyay bin Akhtab ke Mekah dan yang lainnya dari negeri Semenanjung Arab, untuk menghasut Quraisy dan suku-suku yang lain untuk memerangi kaum muslimin, melakukan pengepungan dan usaha menghancurkan mereka.

Peran yang sama juga dilakukan oleh DR. Bernard Lewis,” Seorang Zionis berkebangsaan Amerika dan tinggal di Inggris,  dia seorang profesor di Universitas Princeton Amerika, memiliki spesialisasi bidang sejarah agama Islam dan sangat terkenal permusuhannya terhadap Islam dan umat Islam, dan dia telah menyerahkan proyeknya berupa pengkotakan (kanalisasi) dunia Islam, lalu diadopsi oleh Inggris dan Amerika dan dijadikan  kebijakan mereka di wilayah tersebut sejak tahun 1980.

Pada saat berkecamuk perang Iran-Irak, penasehat keamanan nasional, “Brzezinski” di era Presiden “Reagan,” menjelaskan bahwa dilema yang akan diderita Amerika Serikat dimulai dari sekarang  (1980); Bagaimana mengaktifkan perang Teluk kedua adalah di sela-sela perang teluk pertama  yang mana Amerika mampu memperbaiki batas-batas “Sykes – Picot”?!.

* Setelah merilis pernyataannya, “Bernard Lewis” mulai menempatkan proyeknya yang terkenal dan khusus; memecah belah negara-negara Arab dan Islam, dan masing-masing dijadikan negara-negara kecil dalam bentuk “kanton-kanton” dan berbentuk Etnis, Ras dan Sektarian kesukuan .. Dan dia melampirkan proyeknya secara rinci dalam bentuk peta yang disusun di bawah pengawasannya, mencakup semua negara-negara Arab dan Islam yang dijadikan target pemecahan yang terinspirasi oleh pernyataan, “Brzezinski.”

* Pada tahun 1983 dalam sidang tetutup, dengan suara bulat kongres Amerika menyetujui draft “Bernard Louis “, maka selesailah kodifikasi proyek ini, dilakukan pengesahan dan pembukuan ke dalam file-file kebijakan strategi Amerika, dan sejak itulah mulai dipromosikan ide negara Timur Tengah, untuk menggantikan negara-negara Arab dan Islam saat ini, dan mencabut identitas Arab dan Islam mereka dari Negara tersebut.

Proyek Hegemoni ditujuakan atas dunia Islam

Dalam kelemahan rezim Arab, kekuatan hegemoni berperan memanipulasi nasib bangsanya, dan mencari celah untuk melakukan perpecahan dan pengkaburan identitasnya, karena itulah gagasan yang dilontarkan kadang dengan sebutan Timur Tengah baru dan kadang disebut dengan Timur Tengah Raya, dari berbagai bentuk yang ditargetkan pada identitas bangsa Arab dan Islam, dan membuka pintu untuk menyisipkan entitas Zionis dan meningkatkan legitimasinya sebagai bagian dari negara di wilayah tersebut.

“Timur Tengah Baru” merupakan gagasan yang diluncurkan oleh Zionis, “Shimon Peres”, dan “Timur Tengah Raya” yang dikembangkan oleh Amerika terutama pada pemerintah Presiden Bush setelah peristiwa 11 September, dan setelah itu muncul gagasan Euro-Mediterania kemitraan sebagai bentuk lain dari pintu gerbang rayuan, dan terakhir muncul gagasan dari Presiden Prancis Nicolas Sarkozy pada tahun 2007 dengan proyek-nya “Uni Mediterania” yang mencakup 43 negara, termasuk 9 negara-negara Arab, di samping entitas Zionis.

Mengapa konspirasi pengkotakan dimulai dari negara Sudan?

Sudan merupakan salah satu negara dari negara-negara Arab yang luas dan berada dalam tubuh Afrika, dan telah memberikan keistimewaan tersendiri berupa dimensi strategis dalam lingkup sejarah dan masa yang akan datang, yaitu melintasi Arab dan Islam menuju Afrika baik secara politik, geografis dan budaya, dan merupakan jembatan melintasi dua peradaban Islam dan Afrika karena lokasi geografis yang strategis, dan berdasarkan komposisi penduduk; Sudan terdiri dari perpaduan multi-etnik ras dan suku; Arab dan Afrika. Karena itu seruan dan ajakan untuk memecah Sudan dan membaginya pada dua negara merupakan dorongan Barat dan Zionis, dan akan menjadi penghalang kuat antara dunia Islam dan Arab dan rakyat benua Afrika; di mana diketahui bahwa secara historis, Sudan sejak masuknya Islam menjadi jembatan perlintasan budaya Arab dan Islam ke seluruh negara-negara Afrika, dan berdirinya negara bagian selatan akan mengancam persatuan ini.

Barat juga berharap – jika Sudan terpecah- akan terjadi kudeta besar dan berbahaya di tengah kondisi dan situasi yang serius dan strategis di daerah sekitarnya kemudian di Afrika Tengah dan Tanduk Afrika, dan dalam menguasai Laut Merah.

Persiapan untuk memisahkan Sudan selatan

Selama kunjungannya ke Sudan, Wakil Presiden (Joe Biden) mengumumkan akan keinginan Amerika Serikat untuk mengakui Negara Sudan Selatan setelah melihat hasil referendum berbentuk pemisahan diri nanti usai, sementara itu gambarannya disempurnakan melelaui keterangan yang disampaikan oleh Rusia dan Cina tidak ditemukan petunjuk adanya penutup internasional untuk memisahkan diri, dan Amerika dan Zionis tertarik untuk melakukannya, Karena itu Amerika dan zionis sangat berambisi terhadap hal tersebut; sekalipun hasilnya tidak sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Itulah yang terjadi di Iraq, membingkai skenario yang sama, dan boleh jadi pernyataan terbaru Obama. Bahwa, jika tidak ada Referendum, maka akan ada jutaan warga mati, seolah-olah dia telah mempersiapkan pembantaian besar di daerah selatan.

sementara itu media masa, koran (Washington Times) menegaskan bahwa Amerika memberikan dukungan secara financial setiap tahunnya, dan dana yang besar ini digunakan untuk melatih petugas keamanan, dan pembentukan apa yang dinamakan sebagai pasukan yang mampu melindungi wilayah.

Tantangan pasca-pemisahan

Ada banyak tantangan keamanan, politik dan ekonomi yang diharapkan untuak mengambil tempat, termasuk:

1 – perang antara utara dan selatan karena berkeberatan dengan demarkasi perbatasan dalam “Abyei” yang kaya minyak, yang belum terselesaikan.

2 – infeksi yang berlaku untuk memisahkan diri dari gerakan pemberontak di Darfur selatan, Kordofa Selatan
Nil Biru dan Sudan mungkin timur.

3 – Peningkatan tekanan  pada Sudan yang berurusan dengan Pengadilan Internasional dan undang-undang pidana, dan perawatan hak asasi manusia dalam rangka menekan pemerintah untuk merespon tuntutan gerakan pemberontak.

4 – Pemerintah Sudan mengumumkan menyusutnya saham hasil minyak di selatan, yang saat ini mencapai di 80%; yang menjadi sebab utama munculnya masalah di Sudan utara.

5 – Resiko terhadap air yang mengalir di sungai yang kuotanya lebih besar untuk Mesir yaitu 55 miliar m3 untuk Mesir, dibandingkan dengan 18 Miliar m3 untuk Sudan; yaitu sebagai perkara yang ditolak oleh gerakan pemberontak di Sudan selatan, dan menganggap bahwa Mesir sangat besar bagiaannya, dan karena itu menuntut kesepakatan baru, di samping mereka ingin menjual air Nil dan mengambil keuntungan dari mereka, dan akan berusaha – didukung oleh Zionis dan Amerika – untuk membangun bendungan untuk menahan air dan melakukan kontrol; yang dapat menyebabkan kerugian besar bagi Mesir, terutama setelah terancam masuk ke dalam lingkaran air dan perang air.

Lalu apa setelah Sudan Selatan?

Pemisahan Sudan selatan akan menjadi langkah awal dalam sebuah proyek untuk mengubah peta wilayah, dan agar tidak tampak seperti hanya konspirasi laten Zionis – Amerika saja, maka proyek ini  bekerja berupa pendirian Negara Palestina yang merupakan  bagian kecil dari sebuah proyek untuk mengubah peta wilayah, dalam rangka memperoleh legitimasi keberadaan entitas Zionis , dan membiarkan Zionis untuk terlibat dalam semua urusan dilokasi, dan ini berarti bahwa istilah Zionis sebagai musuh dihilangkan dan memunculkan dalam bentuk Negara Yahudi yang diterima dan diakui di wilayah tersebut.

Sebagaimana regulasi pembagian Negara Palestina setelah munculnya Negara Sudan Selatan dapat memberikan legitimasi secara otomatis, dan setelah berkemungkinan pembagian negara Irak sebagai langkah berikutnya, baik sebelum atau setelahnya; dan upaya untuk memisahkan Selatan Yaman dari utara bisa memperoleh momentum politik yang lebih besar, dan selama semua orang merasa bahwa ia dapat berinteraksi dengan munculnya entitas baru, karena infeksi dapat ditularkan untuk dimasukkan kenegara-negara lain.

Harapan terletak pada pertolongan Allah

Meskipun apa yang terjadi terhadap umat Islam di Sudan, Palestina, Irak, Yaman, Kashmir, Cina, Chechnya dan lain-lainnya di belahan bumi ini sudah demikian besarnya, namun keyakinan dan kepercayaan kita pertolongan Allah akan memudahkan kita dan memotivasi kita untuk tetap bekerja keras dan melakukan aktivitas yang banyak sebagai sebab dan alasan dalam meraih kemenangan, Allah swt berfirman:

إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad:7)

Dan persatuan Islam dan Arab saat ini merupakan satu-satunya solusi, untuk dapat membela umat Islam terhadap agama, tempat-tempat suci, jiwa dan kehormatan mereka, bahkan negara dan harta kekayaan mereka, sehingga mereka dapat hidup dan menghadapi goncangan politik global, militer, ekonomi, dan tirani tatanan dunia baru dengan baik.

Karena itu dengan persatuan akan dapat mengembalikan martabat dan keunggulan peradaban mereka, dan memiliki bobot dimata internasional yang besar dan memungkinkan mereka memiliki kemampuan untuk mengusir serangan brutal nan bertubi-tubi atas mereka; karena kita melihat para pelahap sedang berebut mengambil makanan di pinggan kita, dengan asumsi sebagai mangsa empuk dan mudah dilahap oleh karena perpecahan yang mendera kita.

Karena itu pula, marilah kita bersatu dan bekerja bersama-sama; yang dimulai dari anak bangsa, karena merekalah pemilik keputusan, kemudian kita nantikan janji Allah berupa kemenangan dan kejayaan.

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik”. (An-Nuur:55)

إِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الأشْهَادُ

“Sesungguhnya Kami menolong Rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat)”. (Al-Mu’min:51)

وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

“Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. dan Allah Sebaik-baik pembalas tipu daya”. (Al-Anfal:30)

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan”. (Al-Anfal:36)

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

“Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya”. (Yusuf:21)

 

Posted By : Abdi

Sumber :

http://www.al-ikhwan.net/konspirasi-terhadap-dunia-islam-masih-terus-berlangsung-4155/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s